Minggu, 08 Juni 2008

GREEN IS THE NEW BLACK

Berdasarkan posting sebelumnya, bahwa energy merupakan hal yang terpenting bagi generasi muda dimasa depan Pada tanggal 24 Mei 2008 yang lalu bertempat di Komp Balista, Lembang, sebagian kecil anak muda berkumpul di Bandung. Mengapa hanya sebagian kecil? karena jumlahnya kurang lebih hanya 20 orang, yang terdiri dari SMA Santa Maria, UNPAS, STBA, dan UNPAD. Datang juga perwakilan dari Greenpeace, Solar Generation Jakarta. Mereka memberikan skill share mulai dari pemberian materi, diskusi dan pemutaran film yang berhubungan dengan isu lingkungan dan Greenpeace. Dengan pembicara Galih Aji Prasongko sebagai Solar Generation Indonesia Coordinator Greenpeace South East Asia, Songky Prasetya sebagai Campaigner Climate and Energy Greenpeace Indonesia, dan M Sendy sebagai Coordinator Administration Officer Solar Generation Jakarta. Yang menghasilkan kesimpulan dan kesepakatan bahwa:

Greenpeace adalah organisasi kampanye internasional yang independen dan menggunakan konfrontasi kreatif tanpa kekerasan dalam menyoroti masalah lingkungan global dan mendorong solusi yang penting bagi masa depan yang hijau dan damai. Greenpeace memiliki kebijakan yang ketat mengenai keuangan dan hanya menerima dana dari individu perorangan. Bukan dari perusahaan,partai politik ataupun pemerintah. Pernahkah kalian melihat beberapa orang yang berada di mall-mall atau tempat-tempat ramai lain, memakai baju hijau-hijau dengan berlogokan Greenpeace? Itu adalah anggota Fundrising, tugas mereka adalah mengumpulkan dana untuk kepentingan dan kegiatan yang Greenpeace lakukan selama ini.

Solar Generation Indonesia adalah sebuah organisasi usia 15-25 tahun dari seluruh dunia dibawah program kampanye iklim dan energi Greenpeace untuk anak muda yang memerangi perubahan iklim. Nah, pada tanggal 24 Mei 2008 itu, Solar Generation Bandung dibentuk namun saat ini kami belum memiliki kesekretariatan yang tetap.Kegiatan yang sudah dilakukan Solar Generation Bandung adalah “Greenpeace Earth Day Event “pada Minggu, 20 April 2008 di Ciwalk Bandung dan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia tagline Energi Efesiensi, Sekarang!” di BEC Bandung.

Kami membutuhkan dukungan anda untuk memberikan suara dalam kampanye iklim dan energy yang dilakukan Greenpeace.

So, Join us as a Volunteer!!BECAUSE THE GREEN IS THE NEW BLACK.


Krisis Energi


Kehadiran sumber daya alam yang dapat menghasilkan energy khususnya jenis energy campuran (mix energy), yaitu minyak bumi, gas alam, batu bara, air dan panas bumi mulai dirasakan sangat penting sejalan dengan munculnya revolusi indutri . konsumsi energy minyak bumi terus mengalami peningkatan ketika proses industrilisasi semakin menglobal baik untuk kebutuhan ekonomi maupun indutri militer. Ketika kebutuhan energy khususnya minyak bumi dibutuhkan oleh masyarakat dunia pasti akan timbul kecenderungan Negara-negara dengan kekuatan militer yang besar menggunakan kekuatan militernya untuk melindungi suplai energy dan mencari energy baru. Situasi Amerika Serikat dalam hal ini merupakan anggota masyarakat dunia yang paling rakus, namun sebenarnya diri kitalah yang paling rakus.

Kita tahu bahwa adalah khas manusiawi apabila, ketika dihadapkan pada kelangkaan barang-barang kita cenderung ingin merebut barang-barang tersebut hanya untuk kita, yang sangat mengutamakan dorongan-dorongan mementingkan diri sendiri, dan karenanya meningkatkan konflik antara diri kita dengan orang lain yang menginginkan barang-barang yang sama tersebut.

Kekayaan alam yang dimiliki di wilayah laut Kaspia memunculkan persaingan yang disebut The New Great Game yaitu Amerika Serikat, RRC, Rusia, Turki, Iran, termasuk Argentina dan Perancis. Menurut perkiraan pemerintah AS laut Kaspia menyimpan kurang lebih 150 milyar barel kandungan minyak bumi dibandingkan total kandungan di kawasan Asia Timur sebagai penghasil minyak mentah terbesar di dunia.

Fenomena krisis energy tidak saja dikhawatirkan karena semakin menipisnya cadangan energy minyak bumi di masa depan tetapi juga embargo minyak serta ancaman keamanan global dengan melakukan persaingan menggunakan kekuatan militer.


Referensi:

Nurani Chandrawati. Krisis Energi dan Keamanan Pasokan Energi. Aanlisis CSIS Jurnal.Vol.36, No. 1,2007.


Save the world Don’t Burn Our Earth

Kepedulian terhadap lingkungan hidup tengah naik kepuncak agenda politik disemua Negara termasuk rusaknya lapisan ozon. Produksi CFC yang digunakan dalam alat semprot aerosol, zat pendingin lemari es dan ruangan, insulasi busa, dan zat pelarut dalam industry elekrtonika dan computer dituduh sebagai keladi utama bagi rusaknya lapisan ozon bumi. Dari tahun 1987 upaya untuk memangkas produksi CFC dilakukan oleh Badan Pengawas Montreal dengan melakukan perjanjian Ozon pada tahun 1989. Namun hingga sekarang perusahaan-perusahaan masih ada yang memproduksinya.

Saat ini bumi kita lebih panas dibandingkan 2000 tahun yang lalu, meskipun kita semua belum hidup pada waktu itu. Timbulnya global warming yang disebabkan terlepasnya karbondioksida ke atmosfer, yang menyimpan panas di atmosfer lapisan bawah dan mengakibatkan suhu udara meningkat. Pembakaran batu bara dalam jumlah besar, penggundulan hutan sebagai peresap karbon alami secara besar-besaran hal ini mendorong terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. Peristiwa iklim yang ekstrim pasti akan sering terjadi di masa depan dengan naiknya permukaan air laut,terancamnya ekosistem darat dan laut yang akan merasakan dampak terbesar adalah Negara-negara miskin di Afrika, Asia dan Fasifik. Hal ini disebabkan oleh aktivitas manusia itu sendiri. Kerusakan lingkungan yang sedang kita alami sekarang ini sebagian besar merupakan penyakitnya orang kaya dalam pengertian bahwa tuntutan orang kaya dalam hal material telah menimbulkan kerusakan yang paling kasat mata.

Mungkinkah harus ada bencana yang berskala lebih besar dari bencana-bencana yang terjadi di dunia agar kita mau bertindak dengan lebih bertanggungjawab untuk menyelamatkan kehidupan planet ini?


Kenapa...

Kenapa…

Harus memakai cara seperti itu…

Bukan orang lain yang tersakiti tapi dirimu sendiri…


Apa yang kamu pikirkan tentang semua itu…

Sejauh itukah…


Bohong kalau hanya sekedar keisengan semata

Bohong kalau itu bukan masalah bagimu


Karena itu bukan masalah kepercayaan…

Itu juga bukan cinta, tapi kemunafikan…


Cinta itu tulus

Cinta itu Ihklas

Cinta itu Pengorbanan

Cinta itu Distribusi

Cinta itu Kerjasama bukan kompetisi

Cinta bukan hanya sebuah citra


Bukan orang lain yang tersakiti tapi dirimu sendiri…


Jumat, 02 Mei 2008

Perenungan

Ya Allah Yaa Rohman Segala puji bagi-Mu Ya Allah, yang masih membangunkanku dari mati. Andaikan Engkau tidak membangunkanku niscaya tidak dapat sampai aku seperti ini. Andaikan Engkau tidak gerakkan jantung dan paru-paruku niscaya orang-orang terdekat tidak akan mau dekat denganku. Karena itu terimalah rasa terima kasih dan syukurku atas nikmat yang tak pernah berhenti Engkau berikan kepadaku.

Ya Allah, kami mengaku sebagai hamba-hamba-Mu ; tetapi kami lebih sering menjadi hamba-hamba setan dan hawa nafsu kami. Kau perintahkan kami kami untuk menjaga kehormatan kami, tetapi kami melanggarnya. Kau peringatkan kami untuk tidak menyakiti atau menzalimi sesama manusia dengan ucapan atau perbuatan, tetapi itulah kesenangan kami sehari-hari. Kau tunjuki kami untuk membersihkan hati kami dari dengkian, dendamt, prasangka buruk, dan permusuhan ; tetapi setiap hari hati kami kotor, makin suram dan makin penuh dengan keburukkan.

Ya Allah,di hadapan kami ada orang yang dizalimi ; kami tidak membelanya. Kepada kami banyak orang yang berbuat baik ; kami tidak berterima kasih kepadanya. Orang bersalah meminta maaf kepada kami ; kami tidak memaafkannya. Orang susah memohon bantuan kami ; kami tidak menghiraukannya. Ada hak orang mukmin dalam diri kami ; kami tidak memenuhinya. Tampak di depan kami aib-aib oarang lain ; kami tidak menyembunyikan.

Ya Allah, kami layak menerima azab dan hukuman-Mu. Kami tidak pantas menerima kasih sayang-Mu. Tetapi, Ya Allah, kasih-Mu jauh lebih besar dari dosa kami. Jika dosa-dosa kami besar di sisi-Mu, ampunan-Mu lebih besar dari dosa-dosa kami.

Ya Allah, kami layak menerima azab dan hukuman-Mu. Kami tidak pantas menerima kasih sayang-Mu. Tetapi, Ya Allah, kasih-Mu Jauh lebih besar dari dosa kami. Jika dosa-dosa kami besar di sisi-Mu ; ampunan-Mu lebih besar dari dosa-dosa kami.

Sekarang Engkau sembunyikan dosa-dosa kami dari manusia, nanti Engkau permalukan kami di hadapan seluruh mekhluk-Mu.

Ya Jabbar, Engkau yang Maha Perkasa, jadikanlah jiwa kami mudah tergetar bila mendengar namaMU disebut dan ayat-ayatMU dibacakan. Dan setelah itu jangan biarkan kami menyimpang dari kehendakMU. Jadikanlah detik demi detik sebagai kesadaran dari kami untuk tawwakal menunggu janjiMu.

Ya Nuur, Yang Maha bercahaya, terangilah hati kami karena bila tidak Engkau terangi maka akan selalu gelaplah hati ini dalam memandang kebenaranMU.

Ya Rahiim, Engkau yang Maha Penyayang, perkenankan kami jadi umatMU yang pantas merasakan nikmatnya memandang wajahMU nan Mahaagung kelak di Yaumil Akhir. Ijinkan pula kami untuk tidak disentuh api neraka. Tanamkanlah kesadaran pada kami bahwa Engkau tempat kami berharap satu – satunya.
Amiin Yaa Rabbal ‘alamiin

Selasa, 25 Maret 2008

Lebih Baik atau Lebih Buruk

Sudah berbulan-bulan saya merasa jenuh n’ jengkel, kenapa??bayangin aja di kosan kamar mandi Cuma satu yang bisa di pakai. Ada 7 kamar kosan ditambah keluarga yang punya kosan pun juga ikut make n klo dijumlahin semuanya lebih dari 15 orang dengan satu kamar mandi. Mau apa-apa harus ngantri…. Sempat komplain ke ibu kos bahwa kamar mandi yang tidak bisa di pakai sebaiknya dibenerin supaya ga ngantri lagi.
Akhirnya memutuskan untuk pindah kosan, yang suasana n’ fasilitasnya lebih baik dari sebelumnya. Tepatnya hari dimana saya sedang beres-beres memindahkan barang ke kosan baru, kamar mandi yang ga bisa dipakai mulai dibenerin.Wah telat!
Di kos baru itu fasilitas lumayan lengkap dengan suasana yang berbeda, ibarat kamar mandi melimpah, jadi ga usah deh ngantri-ngantri lagi. Ada 11 kamar, 6 dibawah n’ 5 diatas.

HARI KE 2 : saya menempati kosan baru kamar no.2, memang kamar yang baru tidak sebesar kamar lama, yang penting kamar mandi ga ngantri lagi. Tapi…dari kamar no.1, tepat disebelah kamar saya suara musik dugem mulai menggema, dugdugdugdugdug….masuk kekuping n kepala jadi pusing..oh my God….!beginikah setiap harinya dikos baru ini???akhirnya memberanikan diri untuk bilang " bisa ga volume musiknya dikecilin sedikit?" akhirnya udah ga kedengeran lagi musik dugemnya…thanks God!

HARI KE 3 : kebetulan waktu pindah lagi libur panjang jadi anak-anak kos pada pulang kekampungnya masing-masing… di kamar no.3 tepatnya sebelah kanan kamar saya ada anak kos yang sudah datang dan sempat berkenalan. Pada pagi harinya sekitar jam setengah delapan, anak kos yang menempati kamar sebelah kanan itu bangun pagi, dalam hati wah hebat bisa bangun pagi juga, hehehe…tapi…langsung menyetel musik yang sama seperti kamar no 1. ajep ajep..dugdugdudgdudgdudgdugdudgdudgdudgd…….oh my God..!
Oh my God..! what I must do now??diapit dengan musik yang saya ga suka, berisik, ga mungkin kan pindah kosan lagi gara-gara mau mencari ketenangan…ke kuburan aja biar sepi kali…tapi pada jam segitulah biasa saya membaca n’ menghapal…
Akhirnya memutuskan pindah kamar no.4, lumayan biar ga’ keganggu banget ma musik gitu.Tapi…ternyata kamar no.4 sudah dipesan orang lain.ooooh…telat!!ibu kos bertanya mengapa pindah, jujur aja keganggu ma’ musiknya. Katanya biar saja ibu yang bilang supaya ga’ nyalain musik keras-keras soalnya bukan saya saja yang terganggu tapi tetangga yang lain juga.uh! Kayanya ibu kos udah bilang deh, gimana nasibku ya…tar dijutekin lagi, tar disangka ngadu lagi…karena berhubung saya anak baru di kosan itu….duuh pindah itu lebih baik apa lebih buruk siih??

UNPAS=INDONESIA

Banyak yang mengatakan bahwa "saya tidak bangga menjadi bangsa Indonesia"
Jujur "saya tidak bangga menjadi mahasiswa UNPAS"
Kenapa atuh jadi bangsa Indonesia??

Jujur, "takdir…karena orangtua berkebangsaan Indonesia jadi pastinya saya jadi orang Indonesia lahir, tinggal dan insaAllah akan menetap disini".
Kenapa atuh masuk UNPAS??

Jujur,"takdir kali…, ga lulus SPMB, bukan ga mau usaha, bukan juga IQ yang jongkok tapi males untuk mencoba n’ mengulang lagi dari awal mending yang udah ada jalanin aja toh pasti nanti kita semua akan menemukan takdir"

Jujur," tapi kalau selepas saya lulus dari UNPAS dan mendapatkan pekerjaan yang layak n’ sesuai dengan jurusan yang saya pelajari sayapun tidak akan bangga karena saya bekas mahasiswa UNPAS, tapi saya bangga pada diri saya sendiri bahwa yup,you get it!meskipun kuliah di UNPAS. Itupun menjadi nilai plus bagi UNPAS.

Berarti meskipun kita tidak bangga menjadi bangsa Indonesia tapi kita harus bangga menjadi diri kita sendiri. Berarti untuk menjadikan kita bangga harus dimulai dari diri sendiri. Karena menurut pepatah mengatakan" bukan apa saja yang telah Negara berikan kepada kita, tetapi apa saja yang telah kita berikan kepada Negara".